Olimpiade London YOGYAKARTA di kenal kota budaya, pertunjukan budaya dinilai masih tetap minim. Walau sebenarnya, moment budaya dapat jadi daya tarik wisata.
Pengamat Pariwisata dari UGM Yogyakarta, Condroyono menyampaikan, moment budaya sangatlah diperlukan untuk mendongkrak kunjungan wisata. Bekas Kepala Dinas Kebudayaan serta Pariwisata DIY ini lihat Yogya masih tetap minim moment budaya.
" Yogya perlu moment budaya, sekarang ini moment reguler yang ada cuma Sendra Tari Ramayana di Prambanan, " tuturnya dalam komunitas diskusi wartawan di gedung DPRD DIY.
Condro mengakui susah menjumpai moment budaya seperti gelaran musik kroncong, tari classic, pentas wayang, serta yang lain. Bila juga ada, itu tak dikelola dengan baik, hingga tak dapat menghadirkan wisatawan.
- Jogja Bay Waterpark
- Jogja Bay Adventure Pirates
- Harga Tiket Jogja Bay Pirates Waterpark
- Wisata Garut
- Hotel di Indonesia
- Harga Tiket Masuk Jogja Bay
- Water Park Jogja Bay
- Garut
- Kampung Sampireun
" Beda dengan di Bali, bila mau lihat pertunjukan tari barong, tinggal mencari tempat paling dekat, lantaran nyaris di tiap-tiap kota ada pertunjukan, " tuturnya.
Imbas dari pertunjukan itu cukup kompleks, satu diantaranya kesejahteraan orang-orang. Bila itu dikelola dengan benar, kesejahteraan dapat disarakan banyak pihak.
Karenanya, Condro mengusulkan di buat buku dasar yang diisi tips moment wisata serta budaya. Dalam buku itu juga ada kamar hotel serta restoran di DIY, termasuk juga untuk harga nya.
" Itu utama, terkecuali promosi, wisatawan tak terkecoh. Ingat, saat satu wisatawan kecewa, beberapa ribu kesempatan hilang, " tegasnya.
Tidak cuma itu, kesadaran terima wisatawan jadi prioritas. Jangan sempat, mempunyai perilaku yang jelek pada wisatawan. Demikian dengan juga melindungi kebersihan lingkungan, terutama tempat wisata.
" Jangan sempat toilet bau pesing, obyek wisata ada pengemis. Nah, ini jadi tanggung jawab berbarengan, tidak cuma dinas, namun juga pelaku wisata serta orang-orang, " jelasnya.
Kepala Bagian Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi mengapresiasi usulan itu. Diakuinya ada kian lebih 140 tempat wisata di Yogyakarta.
" Ada 36 tempat wisata alam, 38 obyek wisata budaya, 18 tempat wisata ketertarikan spesial, serta yang lain, " tuturnya.
Bahkan juga, kata dia, setiap kecamatan ataupun tingkat kelurahan telah banyak desa wisata yang menghidangkan bermacam moment budaya, seperti pentas seni tari ataupun pertunjukan.
" Desa wisata yang terdaftar di dinas pariwisata ada 115 tempat, itu menyebar. Mereka menghidangkan wisata-wisata spesial pada turisme, " tuturnya.
Dia mengaku akses jalan bukanlah bukan ranahnya. Tetapi, banyak akses jalan menuju tempat wisata belum seutuhnya baik.
" Bicara wisata itu kompleks, seluruhnya sama-sama berkenaan keduanya. Ya mari kita bangun berbarengan, lantaran potensi wisata di Yogyakarta itu sangatlah banyak, " tukasnya.